Resep Rahasia Rendang Jengkol Enak, Empuk dan Tidak Bau


Resep Rahasia Rendang Jengkol Enak, Empuk dan Tidak Bau

Salam ibu-ibu, bapak-bapak, kakak-kakak dan abang-abang yang doyan masak. Semuanya mesti sudah familiar dengan jengkol. Meski semuanya sudah tau buah jengkol, tapi tidak semuanya pernah merasakan rendang jengkol dengan alasan bau ataupun tidak terbiasa.

Apakah anda termasuk yang doyan dengan jengkol ? Jika anda doyan dengan jengkol sudah tentu adan juga menyukai pete / sejenisnya. Karena aromanya hampir-hampir sama.

Selain dengan rasanya yang menggugah selera, jengkol juga banyak terkandung manfaat didalamnya. Diantaranya zat yang terkandung dalam jengkol adalah : Kalsium, zat besi, asam folat, fosfor, antioksidan, dan proteinnya yang cukup bagus. Dan juga zat asam jengkolat yang hanya terkandung pada jengkol.

Tetapi ingat, jengkol juga mengandung efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan, karena zat asam jengkolat jika terlalu berlebihan akan menyebabkan gangguan fungsi ginjal bagi penderita penyakit ginjal.

Baik disini admin resepbunda.xyz akan membagikan resep rahasia rendang jengkol yang bikin ketagihan. Gak usah takut bagi yang gak suka akan baunya jengkol, karena disini kita juga akan membahas tips-tips menghilangkan baunya sehingga menambah selera ketika dimakan. Dijamin gak akan kalah sama rasa rendang daging. Bahkan jengkol mempunyai kelebihan di teksturnya yang legit. Orang yang sering makan jengkol mesti bisa membayangkan gimana empuknya jengkol, apalagi direndang dengan resep yang pas.

Bumbu rendang sangat terkenal dalam seni masakan melayu, tidak hanya populer di negara Indonesia, bumbu rendang bahkan sudah terkenal di mancanegara.

Terkenal dengan aromanya yang khas, selain dibuat sebagai rendang, jengkol juga sering dijadikan keripik, semur, jengkol masal kecap, gulai jengkol, sambel goreng jengkol, makan mentah-mentah dan makanan lainnya.

Oke langsung saja kita beralih ke pembahasan resep rahasia rendang jengkol enak, empuk dan tidak bau.


Bahan-bahan yang harus dipersiapkan :


  • Jengkol 300 gram
  • Santan kental dari 3/4 butir kelapa = 300 ml
  • Santan encer dari sisa kelapa diatas = 500 ml
  • Garam 1,5 sendok teh (sdt)
  • Gula pasir 1 sdt
  • Serai (dimemarkan) 1 ruas
  • Lengkuas (dimemarkan) 2 batang
  • Daun kunyit (disobek-sobek) 1 lembar
  • Daun jeruk (disobek-sobek) 4 lembar
  • Minyak untuk menumis 3 sendok makan (sdm)

Bumbu halus yang harus dipersiapkan :


  • Cabe rawit keriting 50 gram
  • Cabi rawit merah 6 buah
  • Bawang merah 8 siung (btw bawang masuk kategori buah atau sayur yaa ? :D)
  • Bawang putih  siung
  • Kemiri, sangrai 4 buah
  • Kunyit 1 ruas
  • Jahe 2 cm
  • Lada butiran 1/2 sdt
  • Ketumbar sangrai 1 sdt

Langkah-langkah pembuatannya :


  • Yang jelas beli dulu jengkolnya / ambil dikebun :D Beli jengkol yang benar-benar tua karena jengkol tua tidak terlalu bau.
  • Setelah tersedia jengkol, belah tiap jengkol menjadi 2 bagian. Kemudian rendam semalaman. Direndam dengan air biasa atau air jeruk / air kapur. Keduanya lebih bagus untuk menghilangkan baunya yang mengganggu bagi sebagian orang.
  • Setelah direndam, rebus jengkol dengan daun salam dan air secukupnya hingga empuk. Kira-kira selang waktu 20 menit lah jika menggunakan panci presto.
  • Geprek satu persatu jengkol hingga kulitnya terkelupas. Bilas dengan air bersih lalu baru disisihkan.
  • Tumis bumbu halus (cabe rawit keriting, cabe merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, lada dan ketumbar ), serai, lengkuas, kunyit dan daun jeruk hingga harum. Ditumisnya sudah tentu pada minyak yang sudah dipanaskan.
  • Setelah ditumis bumbu-bumbu halus, serai, lengkuas, kunyit dan daun jeruk diatas, kemudian masukkan jengkol. Aduk hingga merata.
  • Tuangkan santan encer, garam dan gula. Masak hingga santan encernya menyusut.
  • Tuangkan santan kental. Aduk hingga mendidih. Lalu koreksi rasanya. Sesuaikan dengan selera masing-masing. Apakah ingin lebih terasa asin, pedas atau manis. Jika sudah pas, kecilkan apinya dan masak terus sampai kuahnya kering dan berminyak. Baru diangkat.
  • Siap disajikan
  • Dimakanlah bu udah capek-capek dibuat kok.

Tips biar rendang jengkol lebih enak, empuk dan tidak bau


  • Pileh jengkol yang benar-benar tua agar tekstur dagingnya lebih empuk dan baunya tidak terlalu.
  • Untuk mengurangi aroma khas jengkol, rendam jengkol semalaman dengan air yang diganti beberapa kali. Lebih baik direndam dengan air jeruk / air kapur / air cucian beras dalam waktu 1 -2 hari.
  • Rendang jengkol akan terasa lebih nikmat jika rasa pedasnya pas.
  • Tabur bawang goreng dan lengkapi dengan tumis kangkung.
  • Setelah makan jengkol beberapa saat, minum kopi untuk membuat urine anda tidak terlalu bau.
Itulah resep rahasia dari resepbunda.xyz untuk membuat rendang jengkol yang maknyuss, empuk dan tidak bau. Memang proses perendamannya membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Namun hal itu dilakukan untuk membuat baunya benar-benar hilang.

0 Response to "Resep Rahasia Rendang Jengkol Enak, Empuk dan Tidak Bau"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel